Beranda » Artikel » You Are the Apple of My Eye

You Are the Apple of My Eye

appleofmyeye

       Sebenarnya, saya bukanlah penggemar film-film Taiwan (berbahasa mandarin), tetapi tanpa sengaja saya menonton film yang menjadi pemenang penghargaan perfilman Hong Kong ke-31 ini dari salah satu komputer teman. Baiklah! Kalau diberi nilai 10 sampai dengan 1, saya berani memberi nilai 10. Kenapa? Film ini terasa berbeda. Saya dapat melihat berbagai segi apa saja yang di hadapi oleh remaja. Saya mengatakan “salut” kepada sutradranya. Film ini keren. Pemerannya pas dan tepat. Jalan ceritanya mengalir. Belum lagi soundtrack yang sangat romantis.

        You Are the Apple of My Eye ini film drama-romantis buatan negara Taiwan (Itu… negara yang juga pembuat drama Meteor Garden). Sebenarnya film You Are the Apple of My Eye bukanlah film baru. Dirilis tahun 2011 (saya yang ketinggalan) yang diadaptasi dari novel karya Giddens Ko. Giddens Ko pula yang menyutradarai film ini. Giddens mengakui kalau kisah di dalam film ini adalah kisah nyata hidupnya. Tokoh-tokoh yang ada di dalam film memang ada di kehidupan nyata.

       Ada beberapa quotes keren di film ini:

       “Dalam percintaan, masa romantis adalah masa pendekatan. Pada saat sudah benar-benar jadian, banyak perasaan yang akan sirna”

      “Ketika kamu sangat menyukai seorang wanita. Ketika ada seseorang yg mengasihaninya & mencintainya. Maka kamu akan benar-benar dari hati yg paling dalam mendoakan dia agar bahagia selamanya. (Ko Chen Tung)”

       “Orang yang bisa mewujudkan impian. Bukanlah selalu orang yang pintar. Melainkan orang yang tidak pernah menyerah.”

        “Dalam kehidupan manusia memang banyak usaha yang tidak membuahkan hasil.”

culture-movie-master

Ko Ching-Teng dan Shen Chia-yi membuat kesepakatan (Meski sebenarnya Ko Ching-Teng lah yang membuat kesepatakan itu sendiri). Shen Chia-yi harus mengikat rambutnya kalau Ko Ching-Teng mendapat peringkat 1 di akhir semester. Pada kenyataannya, Shen Chia-yi tetap mengungguli Ko Ching-Teng. Akan tetapi, Shen Chia-yi tetap mengikat rambutnya demi  Ko Ching-Ten.

Kalau dilihat sekilas, yang memerankan Ko Ching-Teng dan Shen Chia-yi tampak seumuran. Tapi pada kenyataannya, yang memerankan Ko Ching-Teng (Ko Chen Tung) masih berumur dua puluh tahun dan Shen Chia-yi (Michelle Chen) sudah berumur tiga puluh tahun. Kok bisa awat ya? Jangan tanyakan pada saya.

girl

(Ko Ching-Teng dan Shen Chia-yi ketika lulus SMA. Mereka berbeda universitas)

Kedekatan antara Ko Ching-Teng dan Shen Chia-yi dimulai ketika suatu waktu Shen Chia-yi tanpa sengaja tidak membawa buku Bahasa Iggris. Guru Bahasa Inggris yang pada saat itu mungkin sedang datang ‘bulan’ (Yang ini kata Ko Ching-Teng) menyuruh siswa yang tidak membawa buku berdiri. Ko Ching-Teng berpikir, seorang Shen Chia-yi yang nota-bene memang siswa paling pintar dan akan jadi hiburan kalau sempat ia mendapat hukuman. Maka, Ko Ching-Teng dengan berbaik hati, memberikan buku miliknya kepada Shen Chia-yi. Otomatis yang mendapat hukuman adalah Ko Ching-Teng.

Salah satu yang membuat keren film ini adalah pergerakan cerita yang dibawa oleh sutradara. Begitu mengalir dan apik. Jadi tidak terkesan ‘dipaksakan’. Di mulai dari Ko Ching-Teng dihukum untuk duduk di depan Shen Chia-yi, Ko Ching-Teng membantu Shen Chia-yi karena tidak membawa buku bahasa Inggris, kemudian belajar di malam hari yang mereka lakukan berdua di sekolah tanpa siswa-siswa lain.

1463038_402912443175175_1508818654_n

Ketika Ko Ching-Teng dan Shen Chia-yi bertengkar hebat di bawah hujan. Ko Ching-Teng kembali dan minta maaf pada Shen Chia-yi, serta berkata, “Maaf. Memang aku yang terlalu kekanak-kanakan.”

Saya rekomendasikan, akan banyak hal yang kamu dapatkan setelah menonton film ini. Tapi, banyak adegan yang untuk usia 18 tahun ke atas. Jadi jangan coba nonton film ini bareng anak-anak. Selamat menonton.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s